Translate

Minggu, 03 Maret 2013

Hanya sedikit orang yg mampu memahami kebenaran.

"Kebenaran yg kutemukan ini sangat dalam, sukar dipahami, tidak dapat dipahami hanya dengan pemikiran intelektual, hanya dapat dipahami oleh orang arif. Tetapi kebanyakan manusia menyenangi kenikmatan, mereka tidak memahami sebab-akibat yg saling bergantungan, tidak memahami kelepasan, kepadaman (nibbana). Tetapi ada sedikit orang yg sudah tipis debu yg menutupi matanya; mereka akan mengerti." (Majjhima Nikaya 26, Ariyapariyesana-sutta).

Maka berangkatlah Buddha menuju Taman Rusa Isipatana untuk membabarkan Dhamma-nya untuk pertama kali.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar