"Kebenaran yg kutemukan ini sangat dalam,
sukar dipahami, tidak dapat dipahami hanya dengan pemikiran intelektual,
hanya dapat dipahami oleh orang arif. Tetapi kebanyakan manusia
menyenangi kenikmatan, mereka tidak memahami sebab-akibat yg saling
bergantungan, tidak memahami kelepasan, kepadaman (nibbana). Tetapi ada
sedikit orang yg sudah tipis debu yg menutupi matanya; mereka akan
mengerti." (Majjhima Nikaya 26, Ariyapariyesana-sutta).
Maka berangkatlah Buddha menuju Taman Rusa Isipatana untuk membabarkan Dhamma-nya untuk pertama kali.
Maka berangkatlah Buddha menuju Taman Rusa Isipatana untuk membabarkan Dhamma-nya untuk pertama kali.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar