Jatuh-cinta itu ternyata hanya pintu yang
membuka selintas, memperlihatkan samudera luas bernama cinta sejati.
Kita merasakan penyatuan dengan yang tercinta bersamaan dengan runtuhnya
batas-batas diri dan ego kita.
Jatuh cinta memang melambungkan kita ke kenikmatan amat tinggi seperti juga kenikmatan orgasme. Tetapi kita hanya jatuh cinta pada seseorang dan dalam tempo terbatas. Seiring waktu, batas-batas ego kita tegak lagi seperti semula dan cinta tak lagi menggebu-gebu.
Cinta-Sejati mungkin tidak melambungkan kita pada kenikmatan tertinggi, melainkan hanya mendorong kita melakukan lompatan-lompatan ke dataran tinggi yang lebih luas, lebih langgeng, dan objek yang kita cintai pun tak terbatas hanya pada seseorang melainkan: manusia, dunia dan seisinya, kehidupan ini, dan semesta raya. Itulah yang kita rasakan saat diri meluas dan ego kita tiarap permanen.
Itulah pencapaian tertinggi spiritualitas, ketika ego tiarap, diri lenyap, dan menyatu dengan segala sesuatu .... Suatu pengalaman mistis yang sudah banyak dirasakan oleh manusia yang mampu melampaui proses panjang, di jalan sunyi, dan penuh tantangan.
Duh, itu kali ya yg dinamakan puncak pencapaian atau orgasme spiritual. Rasanya seperti apa ya? :-)
http://www.facebook.com/ranibali2011
Jatuh cinta memang melambungkan kita ke kenikmatan amat tinggi seperti juga kenikmatan orgasme. Tetapi kita hanya jatuh cinta pada seseorang dan dalam tempo terbatas. Seiring waktu, batas-batas ego kita tegak lagi seperti semula dan cinta tak lagi menggebu-gebu.
Cinta-Sejati mungkin tidak melambungkan kita pada kenikmatan tertinggi, melainkan hanya mendorong kita melakukan lompatan-lompatan ke dataran tinggi yang lebih luas, lebih langgeng, dan objek yang kita cintai pun tak terbatas hanya pada seseorang melainkan: manusia, dunia dan seisinya, kehidupan ini, dan semesta raya. Itulah yang kita rasakan saat diri meluas dan ego kita tiarap permanen.
Itulah pencapaian tertinggi spiritualitas, ketika ego tiarap, diri lenyap, dan menyatu dengan segala sesuatu .... Suatu pengalaman mistis yang sudah banyak dirasakan oleh manusia yang mampu melampaui proses panjang, di jalan sunyi, dan penuh tantangan.
Duh, itu kali ya yg dinamakan puncak pencapaian atau orgasme spiritual. Rasanya seperti apa ya? :-)
http://www.facebook.com/ranibali2011

Tidak ada komentar:
Posting Komentar